6 Januari kemarin keluargaku
menggelar wayang dengan dalang Ki Anom Suroto. Bisa dibilang mbahkung-ku
(kakek) ini suka sekali sama wayang begitu juga dengan sang dalang, Ki Anom pun
sudah menjadi langganan di keluargaku. Sejenak aku merasa ada kebanggaan di
keluargaku karena mereka masih melestarikan budaya bangsa yang sepertinya
sedikit-sedikit kehilangan peminatnya. Well balik lagi ke pagelaran wayang
kemarin J.
Tidak hanya menampilkan dalang Ki Anom dan Bayu(putra ki Anom) saja tapi juga
ada Gareng yang berasal dari Semarang dan juga Cak Dikin. Kehadiran 2pelawak
ini juga turut meramaikan suasana ditambah lagi sinden asal kota Madiun yang
baru lulus kuliah di IKIP, sebut saja namanya Lia. Bicara tentang sinden ternyata
mbahkung punya sinden favorit yaitu Rusmini dan Darsini. Ketika mbahkung sakit
pun beliau masih teringat akan sinden favoritnya ini beliau meminta kepada
ayahku untuk dibelikan kaset(album)-nya Rusmini.
Dalam pagelaran wayang kemarin
terlihat juga Bupati Magetan H.Sumantri MM , sebagian anggota Dewan Magetan,
Bupati Ngawi, Ketua DRPD Ngawi dan juga DPR-RI ibu Indras terlihat ikut nobar
(nonton bareng) wayang :D
Ada lagi yang membuatku takjub! Bukan!Bukan
Pak Presiden yang datang tetapi segerombolan orang asing (Eropa Timur) yang
mampir untuk menonton wayang!mereka kagum dan rasa ketertarikannya akan
wayangpun sangat kuat! Ingin sekali aku mengobrol dengan mereka tetapi
terhalang tempat duduk, ya mungkin saja lain kali aku akan mendapat kesempatan
lagi.
Nah sekarang langsung saja kita
bahas tentang pagelaran wayang kemarin.
Pagelaran wayang ini dimulai
sekitar pukul 21.00WIB. sesi pertama dalang bercerita menggunakan bahasa jawa
yang 100% tak saya pahami tapi saya yakin isinya tak jauh dari petuah-petuah.
Sesi kedua saatnya Gareng dan Cak
Dikin beraksi seperti biasa aksi canda mereka selalu membuat orang terhibur
ditambah lagi ada wiwit yang juga sinden (mantan istri Cak Dikin) juga turut
serta menjadi bahan ledekan Gareng kepada Dikin.
Pertama ada anggota dewan yang
menyumbangkan suaranya tetapi saya lupa namanya dan lupa tidak mengambil
fotonya :D. anggota dewan ini ketika bernyanyi ingin ditemani Wiwit dan Lia.
Setelah selesai nyanyi beliau memberi saweran untuk Wiwit dan Lia, tidak untuk
Gareng dan Dikin!hahaha poor you Gareng, Dikin :p
Cak Dikin memulai aksinya, dia
berkata kalau dia mendapat sms dari bapak bupati magetan yang katanya sang
bupati ini ingin menyanyi atau nembang, tentu saja itu hanya akal-akalan Dikin.
Bapak bupati ini tertawa dan akhirnya maju ke atas panggung juga. Bapak bupati
pun menyanyikan lagu pepiling yang juga favoritnya ditemani oleh
Wiwit,Lia,Dikin dan juga Gareng. Ini dia fotonya…
dari kiri ke kanan : Gareng, Wiwit, Bupati Magetan, Lia,
Dikin
setelah perform apalagi yang
terjadi??yaps, betul lagi-lagi Gareng dan Dikin minta saweran dengan gaya
mereka. Sang bupati pun memberi saweran, ketika memberi saweran ke gareng tak
lupa sang bupati ini menepuk pipi Gareng,hahaha…
Gareng menunjukkan aksi tarinya
saat Bupati Magetan menyanyi
Well, bupati magetan sudah
menyanyi sekarang giliran bupati Ngawi yang kena, kali ini beliau menyanyi
ditemani oleh ketua DPRD Ngawi, ketika saya mengamati bupati Ngawi ini saya
lihat malah ketua DPRD-nya yang sering nyanyi daripada bupatinya gak seperti
bupati Magetan yang emang bisa nyanyi dan hafal :D *justsaying*.
Setelah selesai perform tidak lupa si Gareng dan Dikin ini minta saweran,
dengan menghalangi jalan sebelum mendapat sawer. Ada-ada saja…
Dari kiri ke kanan : Ketua DPRD
Ngawi,Wiwit,Dikin,Lia,Bupati Ngawi,Gareng
Bupati Magetan dan Ngawi sudah
perform sekarang giliran pak polisi yang perform. Namanya Ramlan. Belum
menyanyi tetapi si Gareng ini sudah mengisyaratkan saweran saja dan pak Ramlan
ini menjawab dengan santai “sawerannya kalau kalian lewat Maospati tidak akan
saya tilang” lalu Gareng menjawab “mau nilang gimana wong saya ini naik bus”
hahaha gelak tawa pun muncul. Setelah selesai perform lagi-lagi pak polisi ini
memberi saweran dan lagi-lagi hanya Gareng yang tidak mendapat saweran!hahaha
poor Gareng :p
dari kiri ke kanan : Gareng, Lia, Pak Ramlan, Wiwit, Dikin,
Anom
sesi kedua selesai sekarang dilanjut dengan penampilan Bayu (putra Anom), sepertinya Bayu ini ahli perang yaaa :D
buat yang belum kenal Bayu,nih ada fotonya kok :D
nah segitu dulu yaa ceritanyaa :D
semoga bermanfaat :)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar